Bisnis Budidaya Kacang Tanah

Rangkuman Berita

[001] Kiki Prima Rizki: Mahasiswa yang Sukses dengan Strategi Survei Pasar

Seorang mahasiswa semester 3 STITNU AL-FARABI Pangandaran bernama Kiki Prima Rizki (23) berhasil membangun usaha jual beli kacang tanah yang menguntungkan. Dimulai dari jualan bubur ayam selama 2 tahun, kemudian beralih ke jagung rebus manis selama 8 bulan sebelum akhirnya menemukan peluang emas di bisnis kacang tanah.

Insight Pembelajaran: • Lakukan riset pasar menyeluruh sebelum memulai bisnis – survei langsung ke calon konsumen dapat menemukan celah pasar yang belum terisi • Untuk bisnis yang sudah berjalan, diversifikasi produk berdasarkan permintaan pasar dapat membuka peluang pendapatan yang lebih besar

Tanggal & Link sumber: 20 Januari 2022 – https://timesindonesia.co.id/ekonomi/392699/inspiratif-mahasiswa-pangandaran-sukses-tekuni-usaha-jual-beli-kacang-tanah

[002] PT Garudafood: Strategi Integrasi Vertikal melalui Diversifikasi Pertanian

PT Garudafood Putra dan Putri Jaya Tbk (GOOD) mengkaji diversifikasi bisnis pada pertanian kacang tanah dan jagung di Subang, Jawa Barat. Perusahaan menginvestasikan Rp 13,08 miliar untuk bisnis kacang tanah yang terdiri dari modal tetap Rp 3,23 miliar dan modal kerja Rp 9,84 miliar. Lahan seluas 268 hektare di Subang menggunakan varietas kacang tanah Garuda Biga.

Insight Pembelajaran: • Pemula dapat memulai dengan sistem kontrak atau kemitraan dengan perusahaan besar untuk menjamin penyerapan hasil panen • Bisnis yang sudah mapan sebaiknya melakukan integrasi vertikal untuk mengontrol supply chain dan menekan biaya produksi

Tanggal & Link sumber: 16 Juni 2021 – https://www.idnfinancials.com/archive/id/39417/garudafood-seeks-opportunities-peanut-maize-plantations-subang

[003] Muhammad Haryono: Santri yang Menjadi Supplier PT Dua Kelinci

Muhammad Haryono, alumni Ponpes Sunan Drajat Lamongan, sukses mengembangkan bisnis kacang tanah hingga menjadi supplier PT Dua Kelinci. Produksi kacang tanahnya mencapai 8 ton per hektar dengan kualitas bagus yang dilirik perusahaan nasional. Ia menggunakan bibit 100 kg per hektar dan berhasil menggerakkan ekonomi warga sekitar.

Insight Pembelajaran:fokus pada kualitas produk dapat membuka akses ke pasar premium seperti perusahaan-perusahaan besar nasional • Bisnis pertanian dapat dikembangkan dengan melibatkan komunitas lokal untuk menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas

Tanggal & Link sumber: 14 Agustus 2024 – https://jateng.viva.co.id/jateng/1493-haryono-santri-sukses-bisnis-kacang-tanah

[004] TaniHub Group: Model Kemitraan dengan Jaminan Harga

TaniHub Group berkerja sama dengan Garudafood sejak Agustus 2020 untuk memberdayakan petani kacang tanah dengan memberikan kepastian harga saat panen. TaniFund memberikan pembinaan kepada petani untuk budidaya kacang tanah, kemudian TaniHub menyerap hasil panen untuk memenuhi kebutuhan Garudafood.

Insight Pembelajaran: • Pemula dapat bergabung dengan program kemitraan yang menyediakan pembinaan teknis dan jaminan pasar • Bisnis yang sudah jalan dapat mengeksplorasi model kemitraan sebagai strategi ekspansi yang lebih aman dengan risiko terbagi

Tanggal & Link sumber: 22 September 2020 – https://teknologi.bisnis.com/read/20200922/266/1295004/tanihub-gandeng-garudafood-berdayakan-petani-kacang-tanah

[005] Ghufron: Petani Sukses di Tengah Musim Kemarau Kering

Ghufron (38), petani kacang tanah asal Desa Keboromo, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, berhasil panen 3,6 ton kacang tanah di tahun 2023 meski di tengah musim kemarau kering. Sejak bermitra dengan Garudafood di 2018, ia tidak lagi kesulitan mencari off-taker hasil panen.

Insight Pembelajaran: • Pemula sebaiknya mencari mitra yang tidak hanya membeli hasil tapi juga memberikan pembinaan teknis untuk meningkatkan kualitas • Strategi bermitra dengan off-taker besar dapat memberikan stabilitas pendapatan dan mengurangi risiko pasar

Tanggal & Link sumber: 30 Mei 2025 – https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/0kpPVzDk-optimisme-petani-kacang-tanah-di-tengah-musim-kemarau-kering

[006] Ho Sie Ak dan Lauw Bie Gok: Pendiri Dua Kelinci dan Pemberdayaan Petani

Pasangan suami-istri Ho Sie Ak dan Lauw Bie Gok mendirikan pabrik Dua Kelinci sejak tahun 1972 dengan nama awal ‘Sari Gurih’. Mereka tergerak membantu petani kacang tanah di Pati, Jawa Tengah dengan mendirikan pabrik yang menampung hasil panen kacang tanah dari petani, lalu mengemasnya menjadi makanan ringan.

Insight Pembelajaran: • Memulai bisnis pengolahan dapat menjadi solusi win-win antara membantu petani dan menciptakan nilai tambah produk • Bisnis yang dimulai dari misi sosial membantu petani dapat berkembang menjadi perusahaan besar dengan mempertahankan kualitas produk

Tanggal & Link sumber: 11 Januari 2023 – https://www.inews.id/finance/bisnis/kisah-sukses-pendiri-dua-kelinci-dirikan-pabrik-untuk-membantu-petani-kacang-tanah

[007] Petani Kubu Bali: Sukses Memasok Pabrikan Besar

Petani kacang tanah di Dusun Batu Dawa, Tulemben, Kubu, Karangasem, Bali, berhasil memasok dua pabrikan besar yaitu Kacang Garuda dan Kacang Dua Kelinci. Kacang tanah Kubu dikenal sebagai penghasil kacang tanah dengan mutu terbaik. Kacang langsung dibawa ke Jawa Timur untuk dikeringkan dan diolah.

Insight Pembelajaran:fokus pada kualitas produk sesuai standar pabrikan dapat membuka akses pasar yang lebih besar dan harga yang lebih baik • Perhatikan faktor lingkungan seperti kesuburan tanah dan tanaman pendamping yang dapat mempengaruhi hasil dan kualitas panen

Tanggal & Link sumber: 11 Maret 2019 – https://radarbali.jawapos.com/ekonomi/70821663/kacang-tanah-produksi-petani-kubu-bali-sukses-pasok-pabrikan-besar

[008] Abdul Rouf: Petani Jombang dengan Hasil Panen Melimpah

Abdul Rouf, petani kacang tanah di Dusun Delik, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo Jombang, merasakan kegembiraan karena hasil panen kacang tanah yang melimpah. Rata-rata dari 100 banon (satuan luas lahan lokal) ia bisa menjual minimal 8 kuintal kacang basah.

Insight Pembelajaran: • Diversifikasi saluran penjualan antara direct selling dan melalui tengkulak dapat mengoptimalkan margin keuntungan • Membangun hubungan baik dengan tengkulak lokal dapat memberikan jaminan penyerapan hasil panen yang konsisten

Tanggal & Link sumber: 11 Januari 2025 – https://radarjombang.jawapos.com/berita-daerah/665514782/panen-melimpah-petani-kacang-tanah-di-jombang-semringah

[009] Chandra Kristianto: Eksportir yang Memberdayakan Petani Lokal

Manajer Farming PT. Guna Nusa Era Mandiri, Chandra Kristianto, memilih bekerjasama dengan petani lokal di Desa Menjangan, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang untuk pemberdayaan ekonomi lokal. Perusahaannya mengolah 7 ribu ton kacang per tahun menjadi produk siap konsumsi. Khusus untuk kualitas ekspor, varietas yang dipilih adalah kacang berbiji dua (Takar dan Kancil).

Insight Pembelajaran: • Pemula dapat memulai dengan menanam varietas yang sesuai standar ekspor untuk mengakses pasar premium internasional • Bisnis pengolahan dapat mengembangkan kemitraan dengan petani lokal sambil membuka akses pasar ekspor yang lebih menguntungkan

Tanggal & Link sumber: 10 November 2022 – https://berita.batangkab.go.id/?p=1&id=9927

[010] Ibu Farid: Usaha Rumahan dengan Omzet Puluhan Juta

Seorang ibu yang dipanggil Farid memulai usaha kacang dari rumah sewaktu sekolah dengan menjual produk kacang buatan ibunya. Melihat perkembangan bisnis yang semakin pesat dan permintaan pasar yang meningkat, ia semakin yakin bisnisnya akan berkembang. Dengan produksi 1 ton kacang per bulan, omzetnya mencapai Rp 70 juta dalam sebulan.

Insight Pembelajaran: • Usaha rumahan dapat dimulai dengan modal kecil dan berkembang secara bertahap seiring meningkatnya permintaan pasar • Konsistensi kualitas dan kemampuan memenuhi permintaan yang terus meningkat adalah kunci scaling up bisnis pengolahan

Tanggal & Link sumber: 23 Juni 2022 – https://bisnisukm.com/peluang-bisnis-kacang-rumahan-tapi-omzet-jutaan-mau.html

[011] Eko Julianto: Prestasi Tuban Sebagai Lumbung Pangan Nasional

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Tuban, Eko Julianto, melaporkan pencapaian membanggakan Kabupaten Tuban dalam kurun waktu tiga tahun. Kabupaten berhasil membangun Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 109,130 km, jaringan irigasi tersier 7,25 km, dan 45 unit sumur bor.

Insight Pembelajaran: • Infrastruktur pertanian yang memadai (jalan, irigasi, sumur bor) menjadi fondasi penting untuk mencapai produktivitas tinggi • Bisnis dapat berkembang dengan dukungan sertifikasi produk dan kemitraan dengan off-taker besar untuk stabilitas harga

Tanggal & Link sumber: 2 September 2024 – https://tubankab.go.id/entry/panen-raya-kacang-tanah-kepala-dkp2p-tuban-beber-prestasi-selama-3-tahun

[012] Kemrizal Sutan Mudo: Kacang GDR dengan Omzet Rp8 Miliar

Kemrizal Sutan Mudo, pengusaha kacang sukro asal Tanah Datar, Sumatera Barat, memulai usaha dari nol pada 1993 di rumah orang tuanya. Dengan semangat pantang menyerah dan terus mempelajari selera pasar, usaha yang diberi merek GDR terus berkembang. Saat ini memiliki 20-an tenaga kerja yang bisa mengolah satu ton kacang per hari dengan omzet tahunan mencapai Rp8 miliar.

Insight Pembelajaran: • Konsistensi mempelajari selera pasar dan beradaptasi dengan preferensi konsumen adalah kunci bertahan dan berkembang • Bisnis dapat berkembang lebih sehat dengan menerapkan sistem pembayaran tunai dibanding sistem piutang yang berisiko

Tanggal & Link sumber: 26 Juni 2019 – https://sumbar.antaranews.com/berita/274254/kacang-gdr-sukses-dengan-mendobrak-pola-dagang-orang-minang

[013] DPKP DIY: Temu Usaha Kacang Tanah dan Strategi Pemasaran

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY mengadakan Temu Usaha Kacang Tanah dalam rangka pengawalan penguatan ekspor dan substitusi impor komoditas tanaman pangan. Kegiatan membahas kebijakan dan strategi peningkatan ekspor komoditas kacang tanah tahun 2020. M. Subroto dari PT. Dua Kelinci menyampaikan tantangan utama pertanian dan industri kacang tanah Indonesia.

Insight Pembelajaran: • Jaringan dan networking melalui acara-acara temu usaha dapat membuka peluang kemitraan dan akses pasar baru • Untuk memasuki pasar retail modern, fokus pada kualitas produk, kontinuitas supply, dan kedisiplinan dalam pengiriman

Tanggal & Link sumber: 22 Oktober 2020 – https://dpkp.jogjaprov.go.id/baca/DPKP+DIY+Selenggarakan+Temu+Usaha+Kacang+Tanah/231020/abcb4267fbd57108d2ed0ae97acde23a98a7610fb468ddd2fc7a7879efb499db213

[014] Menteri Koperasi: Kemitraan Perhutani-MUI di Bojonegoro

Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, melakukan panen perdana kacang tanah di Dusun Alang Kemangi, Desa/Kecamatan Dander, Bojonegoro. Kacang biji tiga yang cocok dikembangkan di lahan perhutani berkontur berpasir dan berwarna merah menghasilkan 2 ton dari luas panen 1/2 hektar.

Insight Pembelajaran: • Pemanfaatan lahan marginal seperti area perhutani dapat menjadi peluang bisnis dengan pola agro forestry yang berkelanjutan • Kemitraan dengan instansi pemerintah dan organisasi masyarakat dapat memberikan akses lahan dan dukungan program yang lebih luas

Tanggal & Link sumber: 5 Februari 2018 – https://bojonegorokab.go.id/berita/2957/menteri-koperasi-panen-kacang-tanah-di-bojonegoro

[015] Warsipin: Tengkulak dengan Kapasitas 2 Hektar per Hari

Warsipin, tengkulak kacang tanah di Tuban, mampu mengelola panen kacang tanah seluas 2 hektar sawah setiap hari dengan mengerahkan 90 buruh tani dari Kecamatan Merakurak, Kerek dan Montong. Kacang tanah Tuban terkenal berkualitas baik dan menjadi suplai untuk pabrikan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Insight Pembelajaran: • Bisnis tengkulak memerlukan jaringan tenaga kerja yang luas dan kemampuan logistik untuk menangani volume besar • Diversifikasi pasar sangat penting untuk mengurangi ketergantungan pada satu atau dua pembeli utama guna menstabilkan harga

Tanggal & Link sumber: 4 September 2018 – https://tubankab.go.id/entry/harga-kacang-tanah-turun-ini-penyebabnya

Mind Map Cara Bisnis Pertanian Kacang Tanah

Cara Bisnis Pertanian Kacang Tanah

Sekilas Panduan Teknis Pertanian Kacang Tanah

Bab 1: Pengenalan Kacang Tanah

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) merupakan tanaman pangan penting keempat di dunia setelah kedelai yang telah lama dibudidayakan di Indonesia. Kacang tanah telah lama dibudidayakan di Indonesia dan umumnya ditanam di lahan kering. Pada saat ini, penanaman kacang tanah telah meluas dari lahan kering ke lahan sawah melalui pola tanam padi–padi–palawija.

Kacang Tanah ini pertama kali masuk ke Indonesia pada awal abad ke-17, dibawa oleh pedagang Cina dan Portugis. Nama lain dari kacang tanah adalah kacang una, suuk, kacang jebrol, kacang bandung, kacang tuban, kacang kole, kacang banggala.

Tanaman kacang tanah memiliki karakteristik unik karena pembentukan polongnya terjadi di dalam tanah. Di Indonesia terdapat dua tipe kacang tanah utama: Kacang tanah tipe tegak adalah jenis kacang yang tumbuh lurus atau sedikit miring keatas, buahnya terdapat pada ruas-ruas dekat rumpun, umurnya genjah atau berumur pendek. Kacang tanah tipe menjalar adalah jenis yang tumbuh kearah samping, batang utama berukuran panjang, buahnya terdapat pada ruas-ruas yang berdekatan dengan tanah, dan umumnya berumur panjang.

Bab 2: Syarat Tumbuh dan Lingkungan

Iklim

Curah hujan antara 800-1.300 mm/tahun. Hujan yang terlalu keras akan mengakibatkan bunga sulit terserbuki oleh serangga dan akan meningkatkan kelembaban di sekitar pertanaman kacang tanah. Waktu tanam yang tepat untuk kacang tanah adalah musim kemarau karena membutuhkan penyinaran matahari penuh.

Tanah

Jenis tanah lempung berpasir, liat berpasir atau lempung liat berpasir sangat cocok untuk tanaman kacang tanah. Kemasaman (pH) tanah yang cocok untuk kacang tanah adalah 6,5−7,0. Tanaman masih cukup baik bila tumbuh pada tanah agak masam (pH 5,0–5,5), tetapi peka terhadap tanah basa (pH>7).

Tanah yang baik sistem drainasenya menciptakan aerasi yang lebih baik, sehingga tanaman akan lebih mudah menyerap air, hara nitrogen, CO2 dan O2. Drainase yang kurang baik akan berpengaruh buruk terhadap respirasi akar, karena persediaan O2 dalam tanah rendah.

Ketinggian Tempat

Ketinggian penanaman optimum 50 – 500 m dpl, tetapi masih dapat tumbuh di bawah ketinggian 1.500 m dpl.

Bab 3: Pembibitan dan Pembenihan

Persyaratan Benih

Syarat-syarat benih/bibit kacang tanah yang baik adalah: Berasal dari tanaman yang baru dan varietas unggul. Daya tumbuh yang tinggi (lebih dari 90 %) dan sehat. Kulit benih mengkilap, tidak keriput dan cacat. Murni atau tidak tercampur dengan varietas lain. Kadar air benih berkisar 9-12 %.

Penyiapan Benih

Benih sebaiknya disimpan di tempat kering yang konstan dan tertutup rapat. Untuk menjamin kualitas benih, lebih baik membeli dari Balai Benih atau Penangkar Benih yang telah ditunjuk oleh Balai Sertifikasi Benih.

Bibit yang baik berasal dari kacang tanah yang sudah tua, kulit polongnya kering, uratnya terlihat jelas, dan tidak mudah terkelupas. Polong yang bagus biasanya akan berbunyi saat digoyangkan. Setelah dipilih, polong dijemur sekali lagi sampai benar-benar kering, lalu disimpan maksimal 4 bulan.

Varietas Unggul

Varietas unggul yang dianjurkan yaitu : Macan, Anoa, Panther, Tapir dan Kelinci. Kebutuhan benih per hektar adalah 110-120 kg polong kering atau 65 – 75 kg biji kering.

Bab 4: Pengolahan Lahan dan Penanaman

Persiapan Lahan

Tanah diolah. Bedengan lebar 3 m dan panjang sesuai kondisi. Untuk menghambat gulma gunakan herbisida.

Tanah yang digunakan untuk menanam kacang tanah harus gembur agar polong bisa tumbuh dengan baik. Jika tanah tergolong masam (pH < 5) dan belum pernah dikapur, maka kapur perlu diberikan sebanyak 1-3 ton per hektar sekitar satu bulan sebelum tanam.

Penanaman

Tugal dengan kedalaman 5-7 Cm. Setiap lubang diisi 1-2 biji dan ditutup. Jarak tanam optimal 40 x 10 Cm dengan populasi 200.000 – 250.000 tanaman/hektar.

Buatlah lubang tanam dengan kedalaman sekitar 3-5 cm dan jarak antar lubang sekitar 25-30 cm. Letakkan benih kacang tanah di dalam lubang tanam dengan posisi horizontal dan tutup kembali dengan tanah.

Inokulasi Rhizobium

Caranya adalah sebagai berikut: a. Benih kacang tanah dibasahi dengan air kemudian ditiriskan. b. Campurkan Rhizonut-Plus secara merata sehingga menempel pada seluruh permukaan benih. c. Benih yang sudah tercampur Rhizonut-Plus harus segera ditanam.

Bab 5: Pemeliharaan Tanaman

Penyulaman dan Penyiangan

Penyulaman dilakukan apabila ada benih yang mati atau tidak tumbuh, dilakukan setelah tanaman berumur 5-7 hari. Dalam penanaman kacang tanah, penyiangan dilakukan dua kali. Pertama saat tanaman berumur 5-7 hari bersamaan dengan penyulaman, dan kedua saat tanaman berumur 3-4 minggu.

Pendangiran dan Pembumbunan

Lakukan pendangiran secara berkala untuk menjaga agar tanah tetap gembur dan tidak terhalang oleh rerumputan. Penggemburan tanah bertujuan agar bakal buah mudah masuk ke dalam tanah.

Pemupukan

Untuk mempertahankan keseimbangan unsur hara di dalam tanah, maka pemberian pupuk sebanyak 50 kg Urea, 100 kg TSP dan 50–100 kg KCl/ha dapat digunakan sebagai patokan anjuran.

Fosfo N merupakan pupuk cair berkadar unsur hara P dan N tinggi, diperkuat oleh 6 unsur mikro yaitu :Zn,Cu,Mn,Fe,Bo dan Mo.

Pengairan

Tanaman kacang tanah membutuhkan penyiraman yang teratur, terutama pada awal pertumbuhannya. Pastikan tanah tetap lembab, tetapi tidak tergenang air.

Bab 6: Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama Utama

Hama utama kacang tanah meliputi ulat grayak, thrips, aphids, dan tungau. Pengendalian dapat dilakukan secara terpadu dengan menggunakan pestisida alami atau kimia sesuai anjuran.

Penyakit Utama

Penyakit utama antara lain layu bakteri, karat daun, dan bercak coklat. Varietas ini memiliki keunggulan potensi hasil mencapai 3,2 ton per hektar, kadar protein 26,3%, lemak 45,4%, tahan penyakit layu bakteri, agak tahan karat daun.

Pengendalian Terpadu

Gunakan varietas yang resisten, tanaman yang terserang dicabut dan dibakar. Pencegahan dapat dilakukan dengan menggunakan biopestisida pada awal tanam.

Bab 7: Pemanenan dan Pasca Panen

Waktu Panen

Kacang tanah pada musim hujan dapat dipanen lebih cepat (umur 85 – 90 hari) dan penanaman yang dilakukan musim kemarau dipanen pada umur 95-100 hari.

Ciri-ciri Siap Panen

Ciri-Ciri tanaman tua dapat dipanen adalah: a. Daun pada batang bagian tengah berwarna gelap, bagian bawah kekuningan dan bagian pucuk berwarna pucat. b. Kulit polong telah mengeras,kelihatan berserat. c. Biji telah berisi penuh dan polong jika ditekan pada ujungnya mudah pecah. d. Kadar air saat panen sekitar 20%.

Teknik Panen

Panen dilakukan dengan mencabut seluruh tanaman termasuk akarnya. Panen sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari untuk menghindari kerusakan polong akibat panas matahari.

Pasca Panen

Kacang tanah yang telah dipanen polongnya dibersihkan. b. Polong dipipil lalu dijemur sampai kadar air maksimum 8 % c. Polong telah cukup kering apabila kulit mudah terkelupas.

Untuk konsumsi berupa kacang tanah rebus dan kacang asin, kacang tanah dipanen sebelum polong masak benar yaitu umur 70–80 hari.

Facebook Twitter/X WhatsApp Telegram LinkedIn