Daftar Isi
Rangkuman Berita
[01] Heri Kiswanto: Sukses Bisnis Toge dengan Modal KUR BNI
Heri Kiswanto (33) memulai usaha toge pada 2010 dengan modal sendiri namun menghadapi berbagai hambatan. Pada 2017, ia mengajukan pinjaman KUR sebesar Rp 500 juta ke BNI untuk membesarkan usaha. Dana tersebut digunakan untuk meningkatkan pembelian bahan baku dari 5 hari menjadi 8 ton untuk satu bulan produksi.
Insight Pembelajaran: • Pemula perlu memahami bahwa modal awal yang besar dapat diperoleh melalui program KUR dengan bunga rendah untuk mengembangkan usaha toge dari kacang hijau • Pengusaha yang sudah berjalan sebaiknya fokus pada peningkatan skala produksi dan diversifikasi distribusi melalui kemitraan lapak dengan sistem bagi hasil untuk memperluas jangkauan pasar
Tanggal & Link: 16 Februari 2020 https://entrepreneur.bisnis.com/read/20200216/263/1201998/inspirasi-bisnis-raih-kemakmuran-dengan-menyemai-toge
[02] Chaidir Ali: Pelopor Snack Kacang Hijau Brand Jolley
Chaidir Ali terinspirasi membuat snack kacang hijau setelah mudik ke Langsa, Aceh pada 2016 dan mencicipi kacang hijau goreng buatan saudaranya. Ia meninggalkan profesi sebagai advokat untuk fokus mengembangkan brand Jolley pada 2017 dimulai dengan 200 bibit. Ali rajin mengikuti bazaar dan memberikan tester untuk menarik konsumen.
Insight Pembelajaran: • Pemula dapat memulai dengan menggali potensi produk unik dari daerah asal dan melakukan riset pasar melalui sharing ke keluarga dan teman untuk validasi produk • Bisnis yang sudah berjalan perlu melakukan diversifikasi produk dan mempertahankan kualitas brand meskipun menghadapi krisis seperti pandemi untuk sustainabilitas jangka panjang
Tanggal & Link: 25 Juli 2024 https://www.idxchannel.com/inspirator/kisah-sukses-pengusaha-makanan-ringan-jadi-pelopor-snack-kacang-hijau-di-indonesia
[03] PT Sumber Roso Agromakmur: 40 Tahun Distribusi Kacang Hijau
PT Sumber Roso Agromakmur (Group SRA) adalah distributor rempah-rempah, importir cabe kering, dan biji-bijian termasuk kacang hijau yang telah berpengalaman lebih dari 40 tahun di perdagangan hasil bumi. Perusahaan berlokasi di Jakarta Timur ini menangani perdagangan palawija, bawang, rempah-rempah dan hasil pertanian lainnya.
Insight Pembelajaran: • Pemula yang ingin terjun ke bisnis distribusi kacang hijau harus membangun networking yang kuat dan fokus pada konsistensi kualitas produk untuk membangun reputasi • Bisnis distribusi yang sudah berjalan perlu terus memperluas portfolio komoditas dan memperkuat rantai pasok untuk meningkatkan daya saing di pasar
Tanggal & Link: Data perusahaan aktif https://www.indonetwork.co.id/k/kacang-hijau/perusahaan
[04] Petani Purworejo: Keuntungan Rp 29 Juta per Hektar dari Kacang Hijau
Petani di Purworejo, khususnya Kelompoktani Maju di Desa Dlisen Wetan, berhasil meraup pendapatan hingga Rp 29 juta per hektar dari budidaya kacang hijau. Mereka menanam kacang hijau varietas Vima 1 seluas 25 hektar dalam program Pengembangan Petani Produsen Benih Kacang Hijau Berbasis Korporasi Petani. Setiap hektare lahan mampu menghasilkan 1,7 ton biji kacang hijau.
Insight Pembelajaran: • Pemula sebaiknya bergabung dengan kelompok tani dan fokus pada produksi benih bersertifikat karena harga jualnya lebih tinggi dibanding kacang hijau konsumsi biasa • Petani yang sudah berjalan perlu meningkatkan kualitas produksi menuju standar benih dan memanfaatkan program pemerintah untuk bantuan pupuk dan pestisida guna meningkatkan profitabilitas
Tanggal & Link: 30 September 2021 http://benih.tanamanpangan.pertanian.go.id/berita/44
[05] Investasi Kacang Hijau Sumbawa: Pabrik Rp 140 Miliar
Rombongan pengusaha dari Jawa Tengah memastikan rencana investasi pengembangan kacang hijau di Kabupaten Sumbawa dengan komitmen membangun pabrik pengolahan. PT Siap Sinar Indo Agro Pulses telah membeli tanah seluas 8,7 hektar untuk pabrik dan gudang. Para investor membutuhkan sekitar 10.000 ton kacang hijau per tahun dengan harga beli Rp 14.000 per kilogram, yang berarti potensi pendapatan sekitar Rp 140 miliar hanya dalam 6 bulan.
Insight Pembelajaran: • Pemula dapat memanfaatkan peluang kemitraan dengan investor besar yang menjamin pembelian hasil panen dengan kontrak jangka panjang untuk mengurangi risiko pemasaran • Pengusaha yang sudah berjalan sebaiknya mempertimbangkan ekspansi ke daerah-daerah baru dengan potensi lahan luas dan dukungan pemerintah daerah untuk skalabilitas bisnis
Tanggal & Link: 29 Juli 2025 https://amarmedia.co.id/investasi-kacang-hijau-di-sumbawa-pabrik-baru-siap-serap-rp-140-miliar-petani-lokal-raih-peluang-emas
[06] Ekspor Kacang Hijau Indonesia: Peningkatan 114% di 2019
Data BPS menunjukkan peningkatan signifikan ekspor kacang hijau Indonesia semester I 2019 naik 114% dibandingkan 2018. Jumlah ekspor 2019 mencapai 3.489 ton senilai Rp 4,5 miliar, berbeda dengan 2018 yang hanya 1.628 ton senilai Rp 2,6 miliar. Direktur Tanaman Pangan Kementan Suwandi menyatakan bahwa kacang hijau berhasil masuk ke Taiwan, Cina, Filipina, Vietnam, dan India.
Insight Pembelajaran: • Pemula perlu memahami bahwa kacang hijau memiliki potensi ekspor yang terus meningkat sehingga dapat dijadikan komoditas unggulan untuk jangka panjang • Petani yang sudah berjalan sebaiknya meningkatkan kualitas produk sesuai standar ekspor dan membangun jejaring dengan eksportir untuk meraih harga premium di pasar internasional
Tanggal & Link: 2 Agustus 2019 https://money.kompas.com/read/2019/08/02/083000826/ekspor-kacang-hijau-meningkat-kementan-sarankan-petani-budidayakan-komoditas
[07] Jawa Timur: Surplus 4.797 Ton untuk Pasar Ekspor
Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur Hadi Sulistyo menyatakan bahwa produksi kacang hijau Jatim tahun 2019 diprediksi surplus 4.797 ton yang berpotensi memenuhi pasar ekspor. Potensi produksi kacang hijau mencapai 21.917 ton sementara konsumsi Jatim dengan populasi hampir 40 juta jiwa hanya menyerap 17.119 ton dengan rata-rata konsumsi 0,44 kg/kapita/tahun.
Insight Pembelajaran: • Pemula di Jawa Timur memiliki keunggulan lokasi dan dukungan dinas pertanian sehingga dapat fokus pada peningkatan produktivitas untuk memanfaatkan peluang surplus • Pengusaha yang sudah berjalan perlu membangun kemitraan dengan eksportir dan meningkatkan standar kualitas produk untuk meraih premium price di pasar ekspor
Tanggal & Link: 7 Oktober 2019 https://surabaya.bisnis.com/read/20191007/532/1156329/produksi-kacang-hijau-jatim-surplus-berpotensi-ekspor
[08] PT Haniori: Ekspor 1.000 Ton ke China Senilai Rp 16,8 Miliar
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bersama PT Haniori melakukan ekspor kacang hijau ke China sebanyak 1.000 ton dengan nilai Rp 16,8 miliar. Mentan menjelaskan bahwa kacang hijau Indonesia memiliki keunggulan komparatif sebagai negara tropis yang tidak dimiliki negara lain sehingga permintaan ekspornya sangat terbuka.
Insight Pembelajaran: • Pemula perlu memahami bahwa kacang hijau Indonesia memiliki keunggulan komparatif di pasar internasional sehingga peluang ekspor sangat terbuka lebar • Pengusaha yang sudah berjalan sebaiknya membangun kemitraan langsung dengan eksportir besar dan menyesuaikan varietas produksi sesuai permintaan negara tujuan ekspor untuk skalabilitas bisnis
Tanggal & Link: 29 Agustus 2023 https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-6901244/ri-ekspor-1-000-ton-kacang-hijau-ke-china-rp-16-8-miliar
[09] EWindo: Target Produksi Benih 100 Ton per Tahun
Sales & Marketing Director EWindo Afrizal Gindow menargetkan produksi benih kacang hijau menjadi 100 ton di tahun 2020, meningkat empat kali lipat dari tahun 2019 sebesar 25 ton. Perusahaan ini bekerjasama dengan Balitkabi untuk memproduksi varietas ekspor, terutama Vima 1 dengan penampilan biji kusam, umur panen 57 hari, panen serempak, dan adaptif terhadap embun tepung.
Insight Pembelajaran: • Pemula dalam bisnis perbenihan harus memahami multiplier effect dari benih sumber yang dapat menghasilkan 100-200 kali lipat benih sebar untuk memaksimalkan profitabilitas • Perusahaan benih yang sudah berjalan perlu melakukan riset pasar mendalam dan kemitraan dengan institusi penelitian untuk menghasilkan varietas unggul sesuai kebutuhan ekspor
Tanggal & Link: Data dari webinar dan publikasi kementerian pertanian https://infopublik.id/kategori/ekonomi-bisnis/386191/peluang-bisnis-kacang-hijau-menggiurkan-selain-berpotensi-besar-untuk-ekspor
[10] PT Karya Baru Indonesia: Distributor Pangan Hasil Bumi
PT Karya Baru Indonesia adalah perusahaan distributor yang menyediakan berbagai pangan hasil bumi termasuk kacang hijau dan kacang hijau kupas. Perusahaan ini berlokasi di Pusat Perdagangan Beras Komplek Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, menangani distribusi beras IR64, beras IR42, beras pandan wangi, beras merah, ketan putih, ketan hitam, kacang tanah, kacang tanah kupas, kacang merah azuki, kemiri, wijen, dan sebagainya.
Insight Pembelajaran: • Pemula dalam bisnis distribusi harus memilih lokasi strategis seperti pasar induk untuk memaksimalkan akses ke berbagai segmen pasar • Distributor yang sudah berjalan perlu diversifikasi portfolio produk kacang-kacangan dan hasil bumi lainnya untuk meningkatkan daya tarik bagi pelanggan
Tanggal & Link: Data perusahaan aktif https://www.indonetwork.co.id/k/kacang-hijau/perusahaan
[11] Analisis Daya Saing: Ekspor Kacang Hijau Meningkat 2016-2020
Data BPS menunjukkan nilai total ekspor kacang hijau Indonesia tahun 2016-2020 berturut-turut sebesar USD 28.250.000, USD 30.026.000, USD 30.049.000, USD 35.969.000 dan USD 51.485.000. Peningkatan ekspor kacang hijau Indonesia yang signifikan menggambarkan adanya potensi ekspor yang menjanjikan.
Insight Pembelajaran: • Pemula perlu memahami tren positif ekspor kacang hijau dalam 5 tahun terakhir sebagai indikator bahwa bisnis ini memiliki prospek jangka panjang yang cerah • Pengusaha yang sudah berjalan sebaiknya melakukan analisis kompetitif untuk memahami positioning produk Indonesia di pasar global dan mengoptimalkan strategi pemasaran internasional
Tanggal & Link: 28 Oktober 2022 https://jepa.ub.ac.id/index.php/jepa/article/view/1448
[12] Kemitraan Petani dengan CV Semi dan PT Siap Sinar Indo
CV Semi yang dipimpin Antoni Susilo fokus pada pembenihan dan pasokan benih kacang hijau brand Panen Prima varietas Vima 1. Perusahaan ini bermitra dengan PT Siap Sinar Indo Agro Pulses dari Surabaya yang telah beroperasi sejak 2016 dan mulai ekspansi ke Sumbawa empat tahun lalu.
Insight Pembelajaran: • Pemula dapat mengurangi risiko bisnis dengan bergabung dalam skema kemitraan yang menjamin pembelian hasil panen dengan harga kontrak yang pasti • Perusahaan yang sudah berjalan perlu mengembangkan model kemitraan terintegrasi dari hulu hingga hilir untuk memastikan kontinuitas pasokan dan kualitas produk
Tanggal & Link: 29 Juli 2025 https://amarmedia.co.id/investasi-kacang-hijau-di-sumbawa-pabrik-baru-siap-serap-rp-140-miliar-petani-lokal-raih-peluang-emas
[13] Balitbangtan: Varietas VIMA 4 dan VIMA 5 untuk Ekspor
Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) melalui Balitbangtan melepas Varietas Unggul Baru (VUB) kacang hijau VIMA 4 dan VIMA 5 yang dilepas oleh Menteri Pertanian pada 7 Mei 2018. Varietas ini agak tahan terhadap Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan memiliki produksi tinggi sehingga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan kacang hijau dalam negeri.
Insight Pembelajaran: • Pemula sebaiknya menggunakan varietas unggul terbaru seperti VIMA 4 dan VIMA 5 yang tahan OPT dan berproduksi tinggi untuk memaksimalkan hasil panen • Petani yang sudah berjalan perlu mengadopsi inovasi varietas baru dari lembaga penelitian untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas usaha tani
Tanggal & Link: 4 Agustus 2018 https://www.antaranews.com/berita/733450/balitbangtan-lepas-varietas-kacang-hijau-vima-4-dan-vima-5
[14] Indonesia Importir Kacang Hijau Terbesar Kedua Dunia
Menurut data ITC Trade Map, Indonesia merupakan importir kacang hijau terbesar kedua di dunia setelah India dengan volume sebesar 90.317 ton pada tahun 2018. Meskipun Indonesia mengekspor kacang hijau sejumlah 32.269 ton, tetapi masih banyak mengimpor dari Myanmar dan Ethiopia. Data Pusdatin Kementan menunjukkan produksi kacang hijau tahun 2018 sebesar 234.720 ribu ton, belum memenuhi kebutuhan sebesar 304.000 ton per tahun.
Insight Pembelajaran: • Pemula perlu memahami bahwa masih ada gap besar antara produksi dan kebutuhan domestik sehingga peluang substitusi impor sangat terbuka • Pengusaha yang sudah berjalan sebaiknya fokus pada peningkatan produktivitas dan kualitas untuk mengurangi ketergantungan impor dan merebut pangsa pasar domestik
Tanggal & Link: Data dari infopublik dan laporan kementerian https://infopublik.id/kategori/ekonomi-bisnis/386191/peluang-bisnis-kacang-hijau-menggiurkan-selain-berpotensi-besar-untuk-ekspor
[15] PT Berkat Kerja Selaras: Distributor Kacang Hijau Jakarta
PT Berkat Kerja Selaras adalah perusahaan distributor yang bergerak di bidang perdagangan hasil bumi, khususnya sebagai distributor kacang tanah, kacang hijau, dan bawang putih. Perusahaan yang berlokasi di Jakarta ini fokus pada perdagangan komoditas pertanian dan telah membangun jaringan distribusi yang luas.
Insight Pembelajaran: • Pemula dalam bisnis distribusi perlu memahami pentingnya lokasi strategis dan fokus pada beberapa komoditas utama untuk membangun spesialisasi dan reputasi • Distributor yang sudah established perlu memperluas jaringan ke daerah-daerah dan membangun hubungan kuat dengan petani produsen untuk memastikan kontinuitas pasokan berkualitas
Tanggal & Link: Data perusahaan aktif https://www.indonetwork.co.id/k/kacang-hijau/perusahaan
Mind Map Bisnis Pertanian Kacang Hijau

Sekilas Panduan Teknis Pertanian Kacang Hijau: Kacang hijau
Bab 1: Syarat Tumbuh dan Karakteristik Tanaman
Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan tanaman kacang-kacangan dari famili Fabaceae yang sangat cocok dibudidayakan di Indonesia dengan iklim tropis. Tanaman ini memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap berbagai kondisi lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi yang menguntungkan bagi petani.
Syarat Iklim:
- Curah hujan optimal 50-200 mm/bulan
- Temperatur udara 25-27°C dengan kelembaban udara 50-80%
- Memerlukan sinar matahari yang cukup
- Dapat tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 500 meter di atas permukaan laut
Syarat Tanah:
- Tekstur tanah liat berlempung yang banyak mengandung bahan organik
- Struktur tanah gembur dengan aerasi dan drainase yang baik
- pH tanah optimal 5,8-7,0 dengan pH terbaik 6,7
- Tanah tidak boleh tergenang air namun tetap lembab
- Dapat tumbuh pada tanah yang kurang subur
Karakteristik Tanaman: Kacang hijau memiliki umur panen relatif singkat berkisar 60-110 hari tergantung varietas. Tanaman ini bersifat determinit dengan pola pertumbuhan yang kompak, memiliki sistem perakaran yang dalam sehingga relatif tahan terhadap kekeringan. Tanaman menyerbuk sendiri sehingga tidak memerlukan penyerbukan silang.
Bab 2: Varietas Unggul dan Pemilihan Benih
Varietas Unggul yang Direkomendasikan: Indonesia memiliki berbagai varietas unggul kacang hijau yang telah dilepas dan cocok ditanam di berbagai daerah. Varietas-varietas tersebut antara lain:
- Varietas Sriti: Tahan penyakit embun tepung dan bercak daun, produktivitas 1,5 ton/ha
- Varietas Kutilang: Tahan penyakit dengan umur panen 60-65 hari
- Varietas Perkutut: Produktivitas rata-rata 1,64 ton/ha, biji besar (6,7 g/100 biji)
- Varietas Murai: Tahan penyakit bercak daun Cercospora, produktivitas 1,5 ton/ha
- Varietas VIMA 1, VIMA 2, VIMA 3: Varietas terbaru dengan produktivitas tinggi
- Varietas Walet, Sriti, Nuri, Kenari: Favorit petani dengan adaptabilitas baik
- Varietas Sampeong: Ukuran biji sangat kecil, cocok untuk kecambah
Kriteria Benih Bermutu:
- Daya tumbuh minimal 90%
- Kemurnian varietas tinggi
- Bebas dari hama dan penyakit
- Kadar air benih 8-10%
- Benih segar dan tidak keriput
- Memiliki sertifikat dari lembaga berwenang
- Kebutuhan benih sekitar 20-25 kg/ha
Perlakuan Benih: Sebelum ditanam, benih dapat diinokulasi dengan rhizobium untuk meningkatkan kemampuan fiksasi nitrogen. Benih juga dapat direndam dalam air hangat selama 2-3 jam untuk mempercepat perkecambahan, kemudian ditiriskan dan dijemur sebentar sebelum ditanam.
Bab 3: Pengolahan Lahan dan Persiapan Tanam
Pengolahan Lahan Sawah: Pada lahan sawah bekas tanaman padi, pengolahan tanah minimal atau bahkan tidak perlu dilakukan (Tanpa Olah Tanah/TOT). Hal ini karena kondisi tanah masih gembur dan struktur tanah sudah baik. Penanaman harus dilakukan maksimal 5 hari setelah padi dipanen untuk memanfaatkan kelembaban tanah yang tersisa.
Pengolahan Lahan Tegalan:
- Lahan dibersihkan dari gulma dan sisa tanaman sebelumnya
- Tanah dibajak atau dicangkul sedalam 15-20 cm
- Tanah digaru dan diratakan
- Sisa-sisa gulma dibenamkan ke dalam tanah
- Buat saluran air dengan jarak 3-4 meter untuk drainase
Pembuatan Bedengan:
- Lebar bedengan 1-1,5 meter dengan tinggi 20-30 cm
- Jarak antar bedengan 30-50 cm untuk saluran air
- Panjang bedengan disesuaikan dengan kondisi lahan
- Permukaan bedengan diratakan dan dipadatkan ringan
Pemberian Bahan Organik: Tambahkan pupuk kandang 15-20 ton/ha atau kompos 10-15 ton/ha yang telah matang. Bahan organik dicampurkan dengan tanah bagian atas untuk memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kapasitas menahan air. Abu dapur juga dapat ditambahkan sebagai sumber kalium.
Bab 4: Teknik Penanaman
Waktu Tanam:
- Lahan sawah: Musim kemarau setelah padi (April-Juni)
- Lahan tegalan: Awal musim hujan (Oktober-November) atau akhir musim hujan (Februari-Maret)
- Hindari penanaman pada puncak musim hujan karena dapat menyebabkan busuk biji
Jarak Tanam dan Cara Tanam:
- Jarak tanam 40 cm x 15 cm atau 25 cm x 25 cm
- Sistem tanam tugal dengan kedalaman 3-5 cm
- Setiap lubang tanam diisi 2-3 benih
- Populasi tanaman 300.000-400.000 tanaman/ha
- Lubang tanam ditutup dengan tanah gembur tanpa dipadatkan
Teknik Penanaman: Buat lubang tugal menggunakan kayu atau bambu dengan diameter 2-3 cm. Masukkan benih dengan posisi mata tunas menghadap ke bawah. Tutup dengan tanah tipis dan beri sedikit tekanan agar benih kontak dengan tanah. Jarak antar lubang harus konsisten untuk memudahkan pemeliharaan.
Penyulaman: Penyulaman dilakukan pada tanaman berumur maksimal 7 hari setelah tanam. Ganti benih yang tidak tumbuh, tumbuh abnormal, atau pertumbuhan tidak seragam dengan benih baru. Penyulaman sebaiknya dilakukan pada sore hari untuk mengurangi stress tanaman.
Bab 5: Pemeliharaan Tanaman
Pemupukan: Pemupukan disesuaikan dengan kondisi lahan:
Lahan Sawah Bekas Padi:
- Tidak perlu pemupukan tambahan jika tanah subur
- Cukup pemberian pupuk organik jika diperlukan
Lahan Kering/Tegalan:
- Pupuk dasar: 45-50 kg Urea + 60-90 kg SP-36 + 50-75 kg KCl per hektar
- Setengah dosis Urea dan seluruh SP-36 serta KCl diberikan saat tanam
- Sisa Urea diberikan saat tanaman umur 4 minggu setelah penyiangan kedua
- Pupuk diberikan secara larikan di sisi lubang tanam dengan jarak 5 cm
Pengairan: Kacang hijau relatif tahan kekeringan namun memerlukan pengairan pada periode kritis:
- Fase perkecambahan (0-10 hari)
- Menjelang berbunga (umur 25 hari)
- Pengisian polong (umur 45-50 hari)
Pengairan diberikan melalui saluran antar bedengan. Pada daerah panas dan kering, pengairan dilakukan 2 kali pada umur 21 dan 38 hari. Pada daerah tidak terlalu panas, cukup 1 kali pengairan pada umur 21 atau 38 hari.
Penyiangan:
- Penyiangan pertama: umur 2-3 minggu
- Penyiangan kedua: umur 4-6 minggu
- Penyiangan harus dilakukan sedini mungkin karena kacang hijau tidak tahan bersaing dengan gulma
- Dapat menggunakan herbisida pra-tumbuh non-selektif seperti Lasso, Roundup, atau Paraquat dengan dosis 1-2 liter/ha
- Hindari penyiangan saat tanah terlalu basah untuk mencegah kerusakan akar
Pembumbunan: Pembumbunan ringan dapat dilakukan bersamaan dengan penyiangan kedua. Hal ini membantu memperkuat sistem perakaran dan mencegah tanaman rebah. Pembumbunan dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak akar yang dangkal.
Mulsa: Pemberian mulsa jerami padi 5 ton/ha sangat bermanfaat untuk:
- Menekan pertumbuhan gulma
- Mengurangi penguapan air
- Menstabilkan suhu tanah
- Mencegah serangan lalat bibit
- Memperbaiki struktur tanah setelah terdekomposisi
Bab 6: Pengendalian Hama dan Penyakit
Hama Utama:
Lalat Kacang (Agromyza phaseoli):
- Gejala: lubang kecil pada daun, larva mengorok di dalam daun
- Pengendalian: gunakan mulsa jerami, insektisida Confidor atau Regent
Penggerek Polong (Maruca testulalis dan Etiella zinckenella):
- Gejala: lubang pada polong, biji rusak
- Pengendalian: penyemprotan insektisida saat pembentukan polong
Ulat Jengkal (Plusia chalcites):
- Gejala: daun berlubang, tanaman gundul
- Pengendalian: insektisida Curacron atau Atabron
Kepik Hijau dan Coklat (Nezara viridula, Riptortus linearis):
- Gejala: biji kempes, kualitas biji menurun
- Pengendalian: penyemprotan insektisida sistemik
Kutu Thrips:
- Gejala: daun keriting, pertumbuhan terhambat
- Pengendalian: insektisida Furadan atau Pegassus
Penyakit Utama:
Bercak Daun (Cercospora canescens):
- Gejala: bercak coklat pada daun
- Pengendalian: varietas tahan, fungisida Dithane M-45
Embun Tepung (Erysiphe polygoni):
- Gejala: lapisan putih pada daun
- Pengendalian: fungisida Hexakonazol pada umur 4-6 minggu
Busuk Batang (Sclerotium rolfsii):
- Gejala: batang menguning dan membusuk
- Pengendalian: perbaikan drainase, fungisida tanah
Virus Mosaik (SMV):
- Gejala: daun belang-belang kuning
- Pengendalian: eliminasi tanaman sakit, pengendalian vektor
Pengendalian Terpadu:
- Gunakan varietas tahan
- Rotasi tanaman dengan non-kacang-kacangan
- Sanitasi lahan
- Monitoring rutin
- Aplikasi pestisida sesuai ambang ekonomi
- Dosis insektisida: 2-3 ml/liter dengan volume semprot 500-600 liter/ha
Bab 7: Pemanenan dan Pascapanen
Ciri-ciri Siap Panen:
- Umur tanaman sesuai varietas (60-110 hari)
- 80% polong berwarna coklat kehitam-hitaman
- Polong terasa keras dan mudah retak saat ditekan
- Daun mulai menguning dan sebagian gugur
- Kadar air biji 20-24% untuk konsumsi, 8-10% untuk benih
Teknik Panen:
- Panen dilakukan dengan memetik polong secara bertahap
- Panen pertama saat 60-70% polong masak
- Panen kedua 3-5 hari kemudian
- Panen ketiga jika masih ada polong yang belum masak
- Varietas unggul dengan teknik budidaya baik dapat dipanen serempak dengan sabit
- Hindari panen saat hujan atau pagi hari (masih ada embun)
Pascapanen:
Pengeringan:
- Polong dijemur di bawah sinar matahari selama 2-3 hari
- Alas dengan terpal atau anyaman bambu
- Bolak-balik polong untuk pengeringan merata
- Pengeringan dianggap cukup jika kulit polong mudah pecah
Pembijian:
- Polong dipukul dengan tongkat kayu dalam kantong atau karung
- Biji dipisahkan dari kulit polong dengan tampi
- Bersihkan dari kotoran dan biji rusak
Pengeringan Lanjutan:
- Biji dijemur kembali hingga kadar air 8-10%
- Pengeringan bertahap untuk mencegah biji retak
- Gunakan moisture meter untuk mengukur kadar air
Penyimpanan:
- Simpan dalam kemasan kedap udara
- Tambahkan insektisida nabati untuk mencegah hama gudang
- Simpan di tempat sejuk dan kering
- Rutin kontrol untuk memastikan tidak ada serangan hama
Sortasi dan Grading:
- Pisahkan biji berdasarkan ukuran dan kualitas
- Buang biji yang rusak, keriput, atau berubah warna
- Kemas sesuai standar pasar
- Biji kualitas ekspor memerlukan sortasi lebih ketat
Rendemen dan Produktivitas:
- Rata-rata produktivitas petani: 0,9-1,2 ton/ha
- Potensi produktivitas dengan teknologi tepat: 1,5-2,0 ton/ha
- Rendemen biji dari polong kering: 65-70%
- 1 kg polong kering menghasilkan 650-700 gram biji
Pemasaran:
- Harga jual bervariasi Rp 14.000-18.000/kg tergantung kualitas
- Benih bersertifikat dapat dijual Rp 17.500/kg
- Pasar ekspor memberikan harga lebih tinggi untuk kualitas premium
- Kacang hijau dapat dipasarkan dalam bentuk biji kering atau kecambah segar

